Risma Ingin Warga Surabaya Gemar Membaca dan Menulis

SURABAYA, KOMPAS.com — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendeklarasikan Kota Surabaya sebagai Kota Literasi. Pemkot Surabaya akan mendukung semua kebijakan agar warganya gemar membaca dan menulis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Deklarasi Kota Literasi dibacakan sejumlah pelajar SD, SMP, SMA, dan SMK, lalu dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Risma didampingi jajaran Forum Pimpinan Daerah Kota Surabaya pada peringatan Hari Pendidikan di lapangan Balaikota Surabaya, Jumat (2/5/2014).

Sejumlah poin deklarasi yang dibacakan pelajar tersebut, di antaranya, siap menyukseskan Surabaya sebagai Kota Literasi, siap melakukan kegiatan literasi dengan membaca dan menulis setiap hari di sekolah, serta siap belajar tekun dan sungguh-sungguh demi kemajuan bangsa.

Risma mengatakan, beberapa tahun terakhir, pihaknya sengaja membangun budaya membaca, khususnya di kalangan anak-anak, dengan memperbanyak fasilitas perpustakaan dan taman bacaan. Dia yakin, dengan banyak membaca, anak-anak telah membekali dirinya untuk lebih mengetahui dunia luar.

“Perilaku ini jelas akan berdampak pada peningkatan kapasitas SDM warga Kota Surabaya,” katanya.

Hingga kini, menurut Risma, sudah ada 972 taman bacaan yang tersebar merata di berbagai kawasan di Surabaya, bahkan hingga di tingkat kampung.

“Taman bacaan juga kami sebar di sekolah-sekolah, meskipun belum semua sekolah, hanya sekolah yang memiliki komitmen untuk memanfaatkan taman bacaan saja karena hanya ada sekolah yang hanya buka taman bacaan, tapi tidak dimaksimalkan,” tandasnya.

Sumber : regional.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 All right reserved. | Theme: Business Kid by eVisionThemes